Sri Hartati & Aries Setiawan

Pelanggan Baru? Daftar hari ini!
Pelanggan Baru? Daftar hari ini!

September 2016 adalah bulan perkenalan saya dengan produk Nu Skin. Produk pertama yang saya gunakan adalah Clear Action System dan ageLOC TR90. Saya jatuh cinta di kesempatan pertama. Selain muka berjerawat, berat badan juga menjadi problem saya.

 

Saya seorang ibu yang dikaruniai dua orang anak. Latar belakang pendidikan saya adalah Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia dan pernah berkerja sebagai auditor di Jakarta. Setelah menikah tahun 2009, saya mengikuti suami yang bekerja di Balikpapan. Awal yang berat buat saya karena harus pindah dari Jakarta ke Balikpapan. Saya lantas mencari kesibukan dan diterima bekerja di sebuah perusahaan swasta. Dalam kondisi seperti itulah, saya berkenalan dengan produk Nu Skin.

 

Melalui riset di web, mempelajari  serta mengamati beberapa teman, saya meyakini produk dan teknologi Nu Skin sangat bagus. Bisnis Nu Skin mampu mengubah finansial seseorang, Dan yang lebih penting, bisa dilakukan oleh profesi apapun. Sebelumnya, Alhamdulillah secara finansial saya tidak merasa kurang.  Namun ada yang mengganjal dan selalu dilema saat sewaktu-waktu ingin mengunjungi orang tua, saya terhalang karena harus menunggu waktu cuti. Selain itu, alasan lain yang melatari adalah keinginan agar setiap yang saya lakukan dan kerjakan harus bisa memberikan manfaat untuk orang lain. Hal ini adalah nasehat orang tua yang selalu saya ingat.

 

Dari why tersebut, saya berpikir kembali dan berusaha membagi waktu antara pekerjaan, keluarga dan bisnis Nu Skin. Mengawali dengan pola part time, di tahun pertama hampir tidak ada hari libur karena Sabtu dan Minggu saya gunakan untuk mendatangi daerah dan tim di sekitar Balikpapan. Ternyata berat,  tak semudah yang saya bayangkan. Belum turunnya persetujuan 100 persen dari suami dan terbatasnya transportasi menjadi kendala. Proses pengiriman ke daerah perlu waktu lama. Namun semua itu harus bisa saya lalui, saya ingat kembali why saya dan bertekad membuktikan ke suami bahwa saya bisa.

 

Satu demi satu target, trip dan title saya dapatkan. Sejak saat itu, suami meridhoi bisnis Nu Skin yang saya jalankan. Saat bisnis berkembang, saya memutuskan berhenti dari pekerjaan yang sudah saya tekuni selama 10 tahun, dan konsentrasi pada keluarga dan bisnis Nu Skin. Meski perjalanan tak mulus karena banyak Executive yang drop dan daya beli menurun, saya selalu berpegang teguh pada why saya. Saya manfaatkan teknologi untuk berniaga secara online, serta tetap mengedukasi dan sharing ke tim secara offline. Dengan why yang kuat dan semangat untuk memberi manfaat bagi orang lain serta bekerja dengan hati, kami yakin semua orang pasti bisa.

Bergabung dengan Nu Skin MENJADI SEORANG BRAND AFFILIATE