Christin, anak bungsu dari tiga bersaudara, lahir dari keluarga tentara. Menghabiskan masa kecil di pulau Madura, ia melihat bagaimana orang tuanya berjualan makanan ringan di tempatnya bersekolah. Dari situ ia belajar bahwasanya untuk mendapatkan sesuatu harus melalui usaha, dan pasti melalui naik turun. 

 

Sebagai sarjana Manajemen, Christin sempat bekerja di perusahaan swasta selama setahun. Namun kemudian ia memilih untuk resign dan full time menjadi ibu rumah tangga. Dalam kondisi itu, program ageLOC TR90 menjadi awal mula Christin mengenal Nu Skin. Transformasi menggembirakan yang didapat saat program membuatnya yakin untuk menjalankan bisnis ini.   

  

Tidak ada yang sulit dalam proses menuju keberhasilan, dan Christin memilih untuk menjadikannya sebagai happy problem. Ketika menerima penolakan, bahkan juga cibiran dari orang-orang, ia memilih fokus saja untuk “create result” baginya dan timnya. Hal utama yang menjadi kunci bagi Christin dan Erith ketika dihadapkan pada kendala, adalah set goal, fokus, persisten, dan konsisten. 

 

Di titik ini, pencapaian sebagai Executive Brand Director memiliki arti yang sangat penting, karena menjadi pembuktian bagi banyak orang yang sudah mempercayai pasangan ini untuk diarahkan dan berjuang bersama untuk mencapai keberhasilan. 

 

Christin dan Erith berharap untuk segera menjadi Team Elite Platinum serta membuat success story sebanyak mungkin pada timnya. Ke depan, keduanya bisnis Nu Skin yang dibangunnya berkembang.