dr. Gentiani Saputro & J.W Saputro, Ph.D

2018_ID_dr_Gentiani_Saputro_FA2

Suatu hari di musim dingin di kota Madison, negara bagian Wisconsin, Amerika, saya dan suami sedang berolah raga di sebuah pusat kebugaran. Saat itu saya melihat seorang wanita paruh baya membawa sebuah alat yang kemudian diletakkannya di meja. Ia menjelaskan bahwa alat tersebut adalah BioPhotonic Scanner untuk mengukur kadar antioksidan di dalam tubuh.

 

Itulah awal perjumpaan kami dengan Nu Skin.  Dari perjumpaan tersebut, kami mulai mengkonsumsi LifePak yang terbukti bermanfaat bagi tubuh kami. Namun ketika kami ditawari peluang bisnisnya, kami tidak mudah percaya.  Saya diminta oleh suami untuk terbang ke Salt Lake City mengunjungi kantor pusat Nu Skin Enterprises di Provo sekaligus mengikuti Convention untuk pertama kalinya. Itulah yang membuka mata kami; bahwa Nu Skin sungguh merupakan peluang bisnis yang luar biasa.

 

Ketika Nu Skin masuk di Indonesia tahun 2005, saya untuk sementara meninggalkan keluarga di Amerika dan kembali ke Jakarta untuk merintis bisnis Nu Skin di tanah air. Puji Tuhan saya menjadi Blue Diamond dalam waktu 2 tahun 6 bulan.  Kemudian saya memutuskan kembali bergabung dengan keluarga yang  pindah ke Texas untuk tugas mengajar selama 5 tahun. Baru di tahun 2012 saya kembali merintis bisnis Nu Skin dari awal lagi ketika kami sekeluarga memutuskan untuk pulang ke Indonesia.  

 

Mengapa kami sangat yakin kepada peluang bisnis yang ditawarkan Nu Skin? Bagi kami, Nu Skin adalah kendaraan untuk meningkatkan kehidupan. Bukan hanya bagi kami sendiri, tetapi juga bagi banyak orang yang bergabung dalam bisnis ini.
Nu Skin juga merupakan sarana untuk memenuhi panggilan untuk memberikan manfaat dalam hidup; itulah legacy yang ingin kami berikan. 

 

Keluar dari zona nyaman adalah harga yang harus dibayar untuk mencapai tujuan tersebut. Disiplin mengikuti siklus network marketing dan senantiasa meningkatkan skill dan kapasitas adalah suatu keharusan. Tetap bertahan dan terus berjuang menembus pasang surut bisnis, khususnya pada saat mengalami konsolidasi. Semua itu adalah bagian dari perjalanan.

 

Team Elite adalah bagian dari perjalanan transformasi kami.  Kami yakin semakin banyak tim yang akan mengikuti jejak ini untuk bertransformasi bagi diri mereka, keluarga, masyarakat, dan bangsa Indonesia.

 

Apapun tantangan yang dihadapi sepanjang perjalanan, jangan pernah menyerah.  Never, ever give up!

 

Praised be the God Almighty for He has made all things beautiful in His time! Team Elite ini kami persembahkan untuk kedua orang tua serta putri kami, Rachel Leonie Saputro. God Almighty who has begun the good work in us will continue to perfect and complete it.

 

Divider