Yettie Yaminda Harahap & Siti Maryam Hasibuan

Pelanggan Baru? Daftar hari ini!
Indonesia-Blue-Diamond-List-WEB12

Saya adalah anak paling besar dari tujuh bersaudara. Ayah saya adalah seorang pebisnis, sedangkan ibu saya seorang pegawai negeri. Setelah menyelesaikan kuliah di Medan, saya hijrah ke Jakarta. 

 

Passion berbisnis dalam diri saya telah tumbuh sejak saya di di SMU. Saya ingin punya bisnis sendiri dan tidak bercita-cita untuk bekerja sebagai pegawai kantoran. Saat kuliah, beberapa kali saya membeli baju di tempat grosir di Jakarta kemudian saya jual ke teman-teman kuliah di Medan dan selalu habis. Awalnya saya melakukannya secara diam-diam karena orang tua menyuruh saya untuk fokus kuliah, bukan malah berdagang. Namun ketika akhirnya mengetahui, ayah hanya berpesan jangan sampai kuliah saya terganggu. Alhamdulillah kuliah saya selesai pada waktunya walaupun sambil berbisnis.

 

Saya mengawali hidup di Jakarta dengan membuka perusahaan pemasok barang ke kantor-kantor. Karena lebih banyak ruginya, saya tinggalkan bisnis ini dan memulai bisnis apotik. Meski cukup bagus, tapi saya merasa bisnis apotik bukan passion saya. Saya kemudian memulai usaha garmen dengan merek saya sendiri. Saya membuka toko grosir, namun hasilnya lebih sering tidak bagus.terutama kalau saya tidak ada di toko. Lagi-lagi saya merasa bukan ini yang saya cari, karena semua bisnis tersebut membuat saya stress. Saya hobi sekali jalan-jalan, dan di semua bisnis tersebut, saya tidak pernah benar-benar bisa menikmati liburan saya karena setiap saat harus mengontrol bisnis yang saya tinggalkan.

Saya bersyukur seorang teman dari Singapura memperkenalkan Nu Skin kepada saya di tahun 2010.Saat itu saya hanya menggunakan produknya dan baru mulai menjalankan bisnisnya awal 2011. Pasang surut dalam bisnis pasti ada, tapi saya belajar dari setiap kesalahan. Dengan berani berbuat salah, kita bisa mengetahui apa yang benar dan apa yang salah.

 

Bisnis Nu Skin membuat hobi jalan-jalan saya terpenuhi tanpa rasa stress. Tahun 2012, saya mengikuti trip terjauh pertama saya ke Hawaii, diikuti Turki tahun 2014 dan Jepang tahun 2015, serta trip-trip lain. Saya sangat menikmati trip saya tanpa harus kuatir memikirkan bisnis yang saya tinggalkan. Inilah bisnis yang saya cari. 

 

Di Nu Skin, satu per satu mimpi saya mulai tercapai. Mimpi saya sangat besar.dan saya percaya melalui Nu Skin semuanya akan tercapai. Melalui Nu Skin saya bisa membantu banyak rakyat Indonesia untuk lebih maju dan mengubah kehidupan menjadi lebih baik.

 

Salah satu hal yang membuat saya tertarik pada bisnis Nu Skin adalah budaya Force for Good yang tidak saya temukan di perusahaan sejenis. Dengannya, bisnis ini tidak hanya tentang mendapatkan uang, tapi juga membantu orang untuk mendapatkan kehidupan yang kebih baik. Melalui Nu Skin, saya percaya kita bisa mengubah Indonesia menjadi negara yang lebih maju dan rakyatnya dapat hidup lebih baik. Kita harus berani bermimpi besar. If your dreams don’t scare you, they are not big enough.

Bergabung dengan Nu Skin MENJADI SEORANG BRAND AFFILIATE