Sylvia Widhyati & Sandjaja Soetjipto Sigit

2018_ID_New_Blue_Diamond24

Saya berasal dari keluarga yang bersahaja. Papa saya seorang petani dan mama saya seorang ibu rumah tangga yang sederhana. Sekitar 30 tahun lalu, saya memilih untuk mengambil jurusan akuntansi, dengan alasan saat itu tenaga akuntan profesional sangat dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan besar. Impian saya saat itu, saya akan dapat memberikan kehidupan yang jauh lebih baik untuk keluarga. Tapi ternyata semua sangat jauh dari harapan, karena ketika akhirnya saya menjadi akuntan, saya hanya menghabiskan waktu untuk menghitung kekayaan perusahaan.

 

Karenanya, ketika putra kedua saya lahir, saya memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga. Delapan tahun sebagai ibu rumah tangga merupakan waktu yang lebih dari cukup untuk mengubah saya menjadi manusia yang tidak memiliki rasa percaya diri, penakut, tidak mandiri dan menggantungkan semuanya pada suami.

 

Saya bersyukur di tahun 2009 dipertemukan dengan Nu Skin melalui adik ipar saya. Melalui Nu Skin, saya dididik untuk menjadi wanita yang kuat, kembali memiliki rasa percaya diri dan mandiri. Nu Skin telah menjadikan saya sabagai seorang wanita yang memiliki value, yang tidak dapat diukur dengan jumlah nominal berapapun besarnya.

 

Dari 2009 hingga hari ini saya tetap konsisten dan tidak menyerah, karena saya melihat ada begitu banyak millionaire yang dilahirkan oleh Nu Skin. Yang membuat saya menjadi lebih mengerti, ternyata Nu Skin bukan hanya tempat untuk mencari uang; bukan pula semata sebuah bisnis anti-aging. Bagi saya jauh lebih penting dan berarti karena Nu Skin merupakan tempat di mana orang datang untuk mengubah hidupnya menjadi lebih baik dan berubah menjadi good person. Nu Skin adalah kendaraan yang dapat membantu mewujudkan impian apapun dari setiap orang.

 

Seorang mentor mengatakan, apabila seorang wanita mempunyai suami mapan yang dapat mencukupi kebutuhan keluarganya, itu adalah keberuntungan. Tetapi apabila seorang wanita mampu memiliki penghasilannya sendiri, tentunya jauh lebih baik. Mentor lainnya yang telah membuka mindset saya berkata bahwa bisnis Nu Skin itu berbeda dengan bisnis lainnya. Itu berarti kesuksesan di Nu Skin benar-benar “berbeda” dengan kesuksesan yang ada di luar sana.

 

Semua kesuksesan dimulai dari sebuah keputusan. Dan di setiap kesuksesan selalu ada orang-orang yang memberikan dukungannya kepada kita. Saya bersyukur kepada Tuhan yang sudah mengizinkan saya berkarya di Nu Skin, dan berterima kasih kepada almarhum papa dan kepada mama yang selalu menjadi penyemangat. Terima kasih kepada suami dan anak-anak saya yang selalu mau mengerti, juga kepada para mentor yang selalu mengingatkan untuk terus belajar dan bertumbuh, serta kepada tim yang hingga hari ini masih ada bersama saya.

 

Nu Skin memberikan kesempatan kepada siapapun yang mau sungguh-sungguh berusaha untuk memiliki kualitas kehidupan yang lebih baik dan menjadi orang yang bahagia dan banyak bersyukur. Menjalankan bisnis Nu Skin bukan masalah bisa atau tidak bisa, melainkan tentang kemauan. Bila kita mau, pasti bisa. Dan jika saya bisa, maka siapapun juga bisa. Saya percaya melalui Nu Skin kita dapat ikut berkontribusi untuk mengubah dunia menjadi lebih baik. Satukan hati, bersama kita sukses.

 

Divider