Roy Dwi Saputra & Amelia Puspawijaya

Indonesia-Blue-Diamond-List-WEB34

Roy Dwi Saputra dilahirkan dan dibesarkan di Kediri, sebuah kota kecil di Jawa timur, dalam lingkungan keluarga besar yang mayoritas wirausahawan. Sejak kecil, passion berbisnis telah tumbuh pada diri Roy. Memiliki latar belakang pendidikan di bidang komputer, Roypun melangkah keluar menuju kota megapolitan Jakarta dengan semangat untuk menjadi pebisnis. Sambil kuliah Roy bekerja sebagai trainer dan programmer komputer, dan melakukan investasi di bidang saham dan reksadana. Iapun berhasil mengumpulkan uang yang cukup banyak untuk ukuran anak mahasiswa.

 

Setelah lulus, tekadnya membangun bisnis semakin kuat. Roy mencoba membangun bisnis franchise bakery di Jakarta Barat. Awalnya mulus, tapi kemudian banyak hal berjalan tidak sesuai perkiraan sehingga  dalam waktu 18 bulan bisnis itu harus tutup  dengan kerugian ratusan juta! Seperti menelan pil pahit, tapi hal itu membuat Roy justru semakin berambisi. Usaha berikutnya di bidang kuliner dengan membuka beberapa food stall di Lippo Karawaci, juga usaha desain grafis dan bisnis internet ternyata tidak mendatangkan hasil berarti. Bahkan, tabungannya semakin menipis. Roy tersadar bahwa memulai sebuah bisnis konvensional yang berhasil tidak hanya dibutuhkan ide dan semangat.

 

Suatu saat Roy bertemu dengan seorang teman yang menjalankan bisnis Nu Skin. Waktu berlalu, Roy mengamati kehidupan temannya ini semakin baik dan sukses; sedangkan dirinya semakin terpuruk.  Di titik inilah ia mulai memberanikan diri bertanya apa itu Nu Skin. Setelah mendapat penjelasan, Roy berpikir, “Jika ada alat yang bisa membuat seseorang terlihat lebih muda dalam waktu singkat, pastinya akan digemari banyak orang”. Iapun akhirnya bergabung dengan Nu Skin, dengan harapan menghasilkan uang 3-5 juta rupiah untuk tambahan biaya hidup sambil tetap mengerjakan bisnis internet. Hanya itu yang diinginkan Roy dari bisnis Nu Skin saat itu.

 

Semua berubah ketika Roy menghadiri sebuah acara yang dibawakan seorang Team Elite dari Thailand. Apa yang bisa dihasilkan dari bisnis Nu Skin membuatnya mulai tertarik mempelajari lebih dalam.  Di tahun 2010, Roy memutuskan untuk menjalankan Nu Skin dengan lebih serius. Di tahun itu juga ia memutuskan untuk menjadi Blue Diamond dalam waktu 4 tahun. Bukan perjalanan yang mudah bagi seorang anak muda berusia 24 tahun tanpa latar belakang di bidang nutrisi, kecantikan ataupun bidang pemasaran jaringan; Roy menghadapi banyak sekali tantangan seperti skeptisme teman-teman, tidak ada relasi, modal yang sangat-sangat terbatas, juga pikiran-pikiran terkait pengalaman kegagalan di masa lalu. 

 

“Kalau kapasitas diri kita besar, maka masalah akan terlihat lebih kecil”. Ucapan sang upline inilah yang menyadarkan Roy untuk mengembangkan kapasitas diri serta mendekat kepada Tuhan dan membangun kehidupan spiritual. Anugerah dan penyertaan Tuhanlah yang menjadi kekuatan utama Roy dalam pencapaian Blue Diamond ini.

 

Roy bermimpi untuk menggunakan Nu Skin untuk menjangkau lebih banyak orang yang punya masalah keuangan seperti dirinya 5 tahun yang lalu. Sarannya bagi setiap orang yang baru memulai bisnis Nu Skin: “Bekerjalah dengan penuh etika dan integritas, lakukan dengan benar sehingga suatu saat siapapun yang mendengar kisah kita, akan bertepuk tangan merayakan keberhasilan kita.”

Divider