Ria Muhajirah & Hendrayadi

Indonesia-Blue-Diamond-List-WEB46

Hendrayadi, anak ke-3 dari 5 bersaudara, berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya bankir di bank BUMN terbesar di Indonesia, dan ibunya seorang ibu rumah tangga yang gigih mencari penghasilan tambahan untuk menopang kebutuhan rumah tangga. Besar di Makassar,  lulusan sarjana S1 dari  Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin ini memulai karier profesional di dunia perbankan tahun 2008.

 

Bungsu dari 7 bersaudara, Ria Mujahirah tumbuh di Makassar dalam keluarga sederhana dengan orang tua pegawai negeri sipil. Di usia 18 tahun, Ria hijrah ke Jakarta untuk kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.  Ria berkarir sebagai dosen di universitas swasta di Makassar, dan pernah berpraktek di beberapa klinik di Jakarta dan Makassar serta sebagai dokter Pegawai Negeri Sipil di Pemerintah Kota Makassar. 

 

Menikah pada tahun 2009, pasangan Ria dan Hendra dikaruniai dua anak, Ahmad Rindra Avicenna (Ara) dan Ahmad Radhi Alfaraby (Alfa). Hadirnya anak membawa banyak tawa dalam kehidupan keluarga, dan membuat Ria menjadi sosok yang memiliki visi jauh ke depan. 

 

Sejak mempunyai anak, Ria sempat mengalami pengalaman yang tidak mengenakkan. Saat anaknya sakit, Ria harus tega meninggalkan anaknya di rumah karena ia harus bertugas di rumah sakit. Pengalaman ini mendorong Ria memutuskan untuk mengurangi tugas jaga di rumah sakit. Penghasilan yang jauh berkurang membuat Ria mulai mencari peluang untuk mendapatkan penghasilan yang diharapkan tanpa mengganggu waktu bersama keluarga. 

 

Obrolan sepintas dengan dokter senior di rumah sakit membawa Ria mengenal produk Nu Skin untuk pertama kalinya. Di matanya, yang menarik dari peluang bisnis Nu Skin adalah Nu Skin bergerak di tren yang tepat yaitu anti-aging, memiliki teknologi eksklusif dan inovasi tiada henti, kemitraan dengan institusi ilmiah yang kredibel, serta marketing plan yang memikat. Riapun yakin bahwa peluang bisnis Nu Skin tidak ada saingannya.

 

Sebelum memulai bisnis Nu Skin, Ria meminta restu sang suami. Meski awalnya Hendra meragukan bisnis ini mengingat sistemnya direct selling, tapi keyakinan Ria membuat Hendra luluh. Di awal bisnis, Ria menjalankan bisnis sendirian dan secara paruh waktu di tangah-tengah kesibukan sebagai dokter umum. Selang setahun, Ria mendapatkan komisi bulanannya 10 kali lipat penghasilannya sebagai dokter umum per bulan. Setelah menjadi Ruby, Ria memutuskan untuk menjalankan bisnis Nu Skin secara penuh. Seperti Ria, Hendrapun akhirnya memutuskan untuk resign dari pekerjaannya dan fokus di Nu Skin. Padahal di bulan yang sama, Hendra direkomendasikan untuk menjadi pimpinan cabang di bank tempatnya bekerja.

 

Di Nu Skin, pasangan ini mendapatkan bukan hanya uang besar dan trip-trip mewah, tapi juga menemukan potensi diri yang sebenarnya dan menjadi pribadi yang lebih baik. Ria mengungkap bahwa impian yang tertulis dan memiliki deadline adalah salah satu kunci keberhasilan dalam bisnis ini. 

 

Setelah pencapaian sebagai Blue Diamond kini, Ria dan Hendra sepakat momen paling penting dalam hidup keduanya adalah hari di mana mereka memutuskan untuk menjalankan bisnis Nu Skin. Saat itu, hidup pasangan ini berubah dan kehidupan tidak pernah sama lagi.

 

Berbagi kiat sukses, Ria dan Hendra menyarankan untuk bertanya pada orang yang sukses, jangan segan keluar dari zona nyaman, berkeinginan untuk diajar, tentukan tujuan dan jangan pernah berhenti. 

Divider