MG Yogi Widoretno & V. Gunadi

New customer? Sign up today!
Indonesia-Blue-Diamond-List-WEB76

“Jika Ingin Sukses Besar, Bangunlah Bisnis Nu Skin” 

 

Mengacu pada teori ‘4-Quadrant’ dari Robert Kyosaki, kami menelaah bisnis Nu Skin dari sudut pandang seorang ‘E’ (Employee). Pola yang banyak terlihat adalah, setelah mempunyai tabungan cukup berarti, seseorang yang berstatus karyawan umumnya akan mencoba melakukan bisnis sampingan untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Kerap kali bisnis yang diincar adalah bisnis yang sedang ‘in’, yang tidak pernah mereka kenal sebelumnya, sehingga tingkat kegagalannya tinggi. Mereka kemudian mendapati bahwa nilai nyata aset mereka makin me- nyusut. Semakin menyedihkan karena setelah tidak produktif lagi, tingkat kehidupan orang-orang tersebut pada umumnya menurun, bahkan amat drastis.

 

Kenyataan ini memacu kami berpikir untuk menghindari hal tersebut. Sebelum mengenal bisnis Nu Skin, kami berdua memiliki karir yang baik. Saya, Maria, bekerja di perusahaan properti ternama dan Gunadi mengabdi di perusahaan minyak multinasional yang berpusat di Perancis. Lebih dari 9 tahun kami hidup di luar negeri untuk tugas pekerjaan. Kami telah menikmati zona nyaman sehingga kami akan bisa menjamin pendidikan kedua putra-putri kami sampai mereka bisa mandiri di kemudian hari. Meski demikian, kami tetap saja khawatir apabila kelak tidak produktif lagi. We have to do something! 

 

Pengaruh Robert Kyosaki dalam pengambilan keputusan kami amat besar. Katanya, apabila kelompok ‘E’ (Employee) ingin sukses besar, pindahlah ke kelompok ‘B’ (Business Owner). Dan, lanjutnya, yang paling memungkinkan untuk dilakukan semua orang adalah bisnis MLM. Bisnis yang dicemooh oleh banyak orang ini ternyata bisa menjadi jalan keluar bagi kami untuk dapat mempertahankan, bahkan meningkatkan tingkat kehidupan kami di kemudian hari. Pertanyaannya kemudian adalah, MLM yang mana?

 

Kami mengenal Nu Skin secara kebetulan. Kami sempat bersikap skeptis dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang menyudutkan orang yang mengenalkan kami pada bisnis Nu Skin. Setelah mencoba menganalisa perusahaannya, produknya, sumber daya manusia (SDM) dan supporting group-nya, kami melihat
Nu Skin sebagai pilihan yang tepat. Keyakinan kami kemudian diperkuat oleh buku ‘The Blue Ocean Strategy’, di mana Nu Skin sudah sejak lama berada di ‘samudera biru’ dan akan mengarungi samudera itu lebih jauh lagi dengan temuan-temuannya yang amat inovatif dan meninggalkan pesaing-pesaingnya jauh di belakang. Kami tidak salah pilih!

 

Kami memulai bisnis ini dengan paruh-waktu selama kurang lebih dua tahun. Selama itu kami melihat bagaimana Nu Skin memberikan imbalan yang makin lama makin menarik. Dan makin banyak rekan bisnis yang bergabung bersama kami untuk mencapai keberhasilan. Ini membuat saya, Maria, memutuskan untuk meninggalkan pekerjaan sebagai Marketing Manager di perusahaan properti, dan fokus menjalankan bisnis Nu Skin.

 

Kami meniti bisnis ini setapak demi setapak. Semakin tinggi kami mendaki, semakin besar tanggung jawab kami kepada rekan-rekan bisnis yang bergabung bersama kami. Kami bahu-membahu dengan para downline sehingga merekapun berhasil dan peringkat Blue Diamond bisa kami capai. Akhirnya, Gunadi, mitra bisnis saya, mengikuti jejak saya untuk fokus di bisnis Nu Skin dan meninggalkan pekerjaan yang selama ini ditekuninya. Kami merasa bahwa Nu Skin telah menjadikan kami manusia yang bersikap positif, selalu berusaha mengembangkan diri dan membantu orang lain untuk berhasil dalam hidup ini.

 

Dengan profil perusahaan yang begitu bagus, SDM yang kuat serta produk-produk yang inovatif dan berkualitas disertai sistem kompensasi yang amat menarik, juga dukungan penuh dari manajemen dan staf Nu Skin serta semua supporting group kami, kita semua pasti akan berhasil mencapai peringkat yang lebih tinggi. Go Higher! Go Double! Viva Nu Skin!

Join Nu Skin BECOME A DISTRIBUTOR