Imam Mustika Murni & Gunawan Budi Wijaya

New customer? Sign up today!
Indonesia-Blue-Diamond-List-WEB66

“Kami bukan berasal dari keluarga yang kaya.” tutur Imam Mustika Murni, atau akrab disapa Eva. Gunawan, suaminya, berasal dari keluarga yang memiliki sebuah toko roti kecil, sedangkan orang tua Eva memiliki toko oli; keduanya di Surabaya. Sejak kecil, keduanya diajarkan untuk bekerja keras, meraih peringkat yang bagus di sekolah, untuk kemudian mendapatkan pekerjaan yang bagus dan mencoba menjadi pemimpin yang baik di perusahaan. Puncaknya adalah menikmati masa pensiun tanpa membuat anak-anak khawatir.

 

Gunawan adalah seorang insinyur di bidang struktur konstruksi dan bekerja selama 8 tahun di Singapura sebagai Kepala Departemen yang menangani proyek pembangunan jembatan. Eva adalah insinyur konstruksi. Setelah bekerja di Indonesia selama tiga tahun, Eva melanjutkan karir di Singapura sebagai pengawas ahli yang menangani  bangunan komersial selama 8 tahun.Keduanya bekerja sangat keras untuk mendapatkan masa depan dan kehidupan yang lebih baik.  Meskipun demikian, tetap saja hasil yang diraih tidak seperti yang diinginkan; bahkan kesehatan menjadi resikonya. Gunawan memiliki kolesterol yang tinggi dan dokter menyarankan untuk menurunkan berat badannya. Kondisi ini membuat pasangan ini mengenal program pengaturan berat badan TRA melalui seorang rekan kuliah.  Hasilnya berat badan Gunawan juga Eva turun; dan kolesterol Gunawan kembali normal. 

 

Berawal dari sekedar menggunakan produk, Eva dan Gunawan kemudian mengenal bisnis Nu Skin. Ketika suatu hari datang ke acara Nu Skin Convention di Singapura, keduanya melihat begitu banyak cerita sukses di Nu Skin dan menjadi lebih percaya untuk memulai bisnis di Nu Skin. Satu pertanyaan membuat pasangan ini benar-benar tersadar, “Jika kita hanya melanjutkan apa yang sedang kita kerjakan sekarang, akankah kita mendapatkan kebebasan finansial? Dan ketika kita mendapatkan kebebasan finansial, akankah kita memiliki banyak waktu dengan keluarga?” Saat itu, jawabannya adalah tidak, karena sebagai karyawan sangat sulitlah untuk mewujudkan keinginan itu. 

 

Hari demi hari, Eva dan Gunawan mengalami banyak tantangan di Nu Skin. Seluruh anggota keluarga tidak setuju keduanya menjalankan bisnis Nu Skin.  Menurut mereka, kalau hanya sekedar mencoba boleh saja, tetapi jangan terlalu serius menjalaninya.  Tetapi tantangan itu tidak menyurutkan semangat Eva dan Gunawan. Suatu hari keduanya memutuskan untuk menjalankan bisnis Nu Skin tidak hanya di Singapura, tetapi juga di kota asal pasangan ini, Surabaya. 

 

“Saat memulai bisnis Nu Skin di Surabaya, tidak banyak orang yang kami kenal karena sejak kami tinggal di Singapura kami tidak menjalin komunikasi lagi dengan teman-teman lama di Surabaya.” Meski demikian, Eva dan Gunawan tetap berusaha dan selalu berbicara tentang Nu Skin ke semua orang yang ditemuinya. Langkah demi langkah, upaya keduanya mendatangkan hasil dan mimpi mereka satu per satu tercapai. Yang lebih membahagiakan, Eva dan Gunawan bisa kembali berkumpul dengan keluarga di Surabaya. Keduanya bertekad, “Tujuan kami selanjutnya adalah menjadi Million Dollar Circle dalam dua tahun.

Join Nu Skin BECOME A DISTRIBUTOR