Devi Inarti & Zanuar Basri

Indonesia-Blue-Diamond-List-WEB60

Devi adalah anak pertama dari tujuh bersaudara yang tidak berani bermimpi kecuali menyelesaikan kuliah di Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Indonesia. Meski berasal dari keluarga sederhana, ayahnya bercita-cita menjadikan ketujuh anaknya sarjana.  Setelah lulus, Devi bekerja dan kemudian menikah dengan laki-laki yang luar biasa. Sang suami, Ary, adalah sosok yang sederhana, jauh lebih muda dari Devi, belum mapan dan berstatus duda. Kesungguhannya, serta hobi jalan-jalan mempersatukan keduanya pada bulan September 2011 dan memulai semuanya dr nol.

 

Semua berawal dari niat untuk menambah penghasilan. Sebagai perawat yang telah mengabdi 13 tahun lamanya dan bekerja shift membuat Devi dan Ary tidak memiliki intensitas waktu kebersamaan yang cukup. Tiga bulan setelah menikah, niat untuk mencari peluang usaha dengan modal yang tidak terlalu besar akhirnya mempertemukan pasangan ini dengan seorang wanita yang kelak menjadi upline-nya.

 

Dengan keterbatasan waktu, modal, serta pengetahuan mengenai bisnis yang minim dan kurang percaya diri, Devi memulai bisnis Nu Skin. Enam bulan pertama, ia menjalankan bisnis secara paruh waktu di sela-sela pekerjaannya. Perjalanan tidak selalu berjalan mulus; di enam bulan pertama Devi mendapatkan cobaan berupa putusnya sambungan tulang ankle sehingga harus dioperasi. Devi harus beristirahat selama sebulan sebelum operasi dan saat itulah sang suami mengingatkan dan membuatnya berpikir, apa yang akan terjadi bila ia terus bekerja seperti itu. Sejak saat itu, pasangan ini memutuskan untuk fokus di Nu Skin, walau Devi harus berjalan dengan tongkat dan meminjam motor untuk menjalankan bisnis. Dengan kerja keras dan terpacu untuk pemasukan tambahan, Nu Skin mengantarkan Devi dan Ary sebagai Blue Diamond dalam waktu dua tahun. 

 

Hal lain yang menantang dari bisnis ini adalah ketika harus mengejar dua tiket untuk trip. Kurangnya pengetahuan membuat Devi hanya berhak mendapatkan satu tiket di trip pertama, Executive Camp. Sempat terpikir untuk tidak berangkat karena sang suami tidak berangkat, namun Ary justru berpikir sebaliknya. Pada akhirnya, Devi dan Ary meminta challenge dengan waktu yang sudah dekat agar bisa berangkat bersama. Bagi pasangan ini, kebersamaan keduanya adalah kebahagiaan yang tidak ternilai harganya. Memiliki hobi yang sama, hal lain yang memotivasi adalah jalan-jalan. Devi dan Ary menjalani Nu Skin tanpa beban. Meskipun bisnis ditolak, keduanya menganggap sebagai jalan-jalan, karena dari jalan-jalan itulah mereka bertemu dengan orang banyak yang mengakibatkan terbukanya pintu rezeki. Maka, tepatlah bila keduanya memiliki motto “Bisnis is Jalan-jalan, Jalan-jalan is Bisnis”.

 

Jika ada yang bertanya kepada Devi, apa ‘Why’nya di bisnis Nu Skin, jawabnya sangatlah sederhana. Devi hanya ingin selalu bersama sang suami, kemanapun tanpa ada batasan waktu dan uang. Sesuatu yang tidak bisa dimiliki bila keduanya bekerja. Bagi Devi, ‘Why’ selanjutnya adalah membantu Ary untuk bertemu dengan anak yang semenjak lahir terpisah darinya. Pasangan ini juga berkeinginan mewujudkan mimpi orang tua mereka yang belum terwujud dan membantu mewujudkan mimpi para downline. Yang terbesar adalah ingin ikut andil dalam pembangunan masyarakat yang aman dan sejahtera
rahmatan lil alamin. Semua itu membuat Devi dan Ary terus bekerja dengan semangat dan bahagia.

 

Saat ini Devi dan Ary memiliki 12 Executive di G1, dua di antaranya Stars. Keduanya menargetkan meningkatkan jumlah Stars menjadi minimal empat tahun ini dengan memanfaatkan setiap LTO, Expo dan Road Tour sebaik-baiknya. Kepada para downline, Devi dan Ari menekankan bahwa bisnis harus dijalankan dengan ikhlas dan fun, karena hubungan yang kondusif itulah yang akan membawa kebahagiaan untuk mengejar mimpi-mimpi. “Dalam menjalankan bisnis Nu Skin, Anda harus punya mimpi dan harus bisa membayangkannya, menikmati prosesnya dengan bahagia dan fun, berkomitmen untuk kerja keras, memiliki strategi dan selalu berdoa, bersih hati dan berpikir positif.” 

Divider